T Odi, salah seorang pelanggang di Kota Idi, Jumat (12/6) mengatakan, PDAM berlaku tidak adil karena di daerah lainnya airnya lancar. “Kami selaku pelanggan tidak terima hal ini, empat bulan lebih air PDAM macet total, sementara dari Kecamatan Darul Aman hingga ke Lhok Nibong lancar. Sementara tiap bulan kita selalu bayar tagihannya,” katanya.
Dijelaskannya, penutupan air PDAM ke wilayah Idi khususnya arah Desa Keude Blang ditutup persisnya persimpangan Desa Gampong Baro Idi. Beberapa warga selaku pelanggan air PDAM Tirta Persada Cabang Lhok Nibong telah berulang kali menyampaikan perihal itu kepada pihak terkait.
Ia berharap pihak PDAM Tirta Persada Cabang Lhok Nibong, Aceh Timur, segera membuka penutup air PDAM, sehingga pelanggan dibeberapa desa dalam Kecamatan Idi Rayeuk, kembali dapat menikmati air PDAM. “Kami benar-benar melarat, dan jika mau tutup alasan perbaikan pipa ya tutup semua, jangan sebagian wilayah buka sebagiannya lagi tutup, sementara bayarnya sama selalu tiap bulan,” keluh zainuddin warga Gampong jalan, pelanggan lain.
Sementara itu, Kepala PDAM Tirta Persada Cabang Lhok Nibong, Sofyani Achmad, ketika dikonfirmasi Harian Aceh, Jumat (12/6) membenarkan dalam kurun empat bulan pengairan air PDAM arah ke Kota Idi dan sekitarnya ditutup sementara, karena ada perbaikan dan pembenahan di sejumlah ranting-ranting di kecamatan.(cis)



