HARIAN ACEH. COM

Wednesday
Mar 17th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Aceh Timu Idi Nelayan Kuala Idi Ancam Mogok

Nelayan Kuala Idi Ancam Mogok

Idi Rayeuk | Harian Aceh - Akibat ditangkapnya satu unit boat dari Kuala Idi oleh TNI Angkatan Laut, nelayan di Idi, Kabupaten Aceh Timur mengencam akan melakukan mogok.

Boat KM Sri Baginda bermuatan 37 GT ditangkap oleh TNI AL Lanal Lhokseumawe di perairan Idi Cut pada Rabu (24/6) lalu. Ancaman mogok itu disampaikan Panglima Laot Lhok Idi, Muslem H Musa, Jumat (26/6).

Menurutnya, Boat KM Sri Baginda serta 102 unit boat lainnya di Kuala Idi sedang dalam proses pembuatan dokumen. Untuk mendukung operasional selama ini boat-boat tersebut dilengkapi dengan  Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang berlaku sampai 11 Agustus 2009.

 

 

“Pengurusan dokumen ini didukung oleh UN FAO, jadi boat tersebut bukan tidak memiliki izin,” jelasnya.

Lebih lanjut kada dia, KM Sri Baginda pergi melaut setelah mendapat izin dan rekomendasi dari pihak berwajib di Kuala Idi, termasuk dari Kamla Kuala idi. “Anehnya mengapa ditangkap dan ditarik ke Lhokseumawe,” lanjutnya

Kepala Perikanan dan kelautan UPTD  Kuala Idi Rayeuk, Aceh Timur, Ir Diauddin mengatakan telah menerima  laporan dari pihak panglima laot dan nelayan  tentang aksi mogok yang akan dilakukan. ”Kita berharap dalam waktu dekat kapal tersebut dapat dilepaskan karena aksi mogok para nelayan itu nanti sangat berakibat terhadap 43 ribu warga Idi rayeuk dan sekitaranya yang bergantungan hidup dari hasil laut di Kuala Idi,”  harapnya.

Diauddin menambahkan,  rencana mogok para nelayan  berdampak  akan krisis ikan di didaerah Idi dan sekitarnya. “Selama ini lebih dari 40 sampai 50 ton ikan dihasilkan per hari di Kuala Idi, kalau mogok dilakukan maka dampaknya akan sangat besar,”  jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah melayangkan surat permohonan pembebasan kapal nelayan Idi Rayeuk  kepada Panglima TNI AL Armabar di Jakarta melalui surat  bernomor : 523-411/2990/6/09.(cis)