Blangpidie | Harian Aceh - Program pembangunan di Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang telah dipersiapkan secara matang sejak tahun 2008 yang lalu, dipastikan akan terealisasi pada tahun 2009 ini, meskipun untuk mencapai tujuan tersebut banyak rintangan yang harus dihadapi.
Demikian dikatakan Salman,SH, Camat Kecamatan Lembah Sabil menjawab tudingan terhadap dirinya beberapa waktu yang lalu oleh salah seorang tokoh pemekaran kecamatan Lembah Sabil, Chairan.MA. “Program pembangunan adalah program mulia, makanya harus tetap dilanjutkan,” tegas Camat di hadapan para peserta Halal Bil Halal Himpunan Mahasiswa Pemuda Kecamatan Lembah Sabil (Hipelmalsa) pada Kamis (24/9).
“Pembangunan di kecamatan ini tetap jalan, bahkan beberapa proyek infrastruktur pada tahun ini sudah akan dikerjakan,” ujarnya melanjutkan.
Beberapa program Kecamatan Lembah Sabil yang dianggap camat menjadi barometer lajunya pembangunan di kecamatan tersebut diantaranya peningkatan jalan tembus dari beberapa wilayah terpencil yang kini sudah bisa dilalui oleh kendaraan.
Selain itu juga, pembangunan drainase serta pembukaan sawah baru yang luasnya mencapai ratusan hektar, bahkan pembangunan pusat pembenihan padi dengan labelisasi khusus juga akan dibangun di daerah kecamatan Lembah Sabil.
“Jalan tembus dari dan ke beberapa desa sudah kita buka sepanjang puluhan kilometer, begitu juga dengan pembangunan drainase dan percetakan sawah baru, hal itu kita lakukan dan jajaki sejak tahun 2008 yang lalu, masyarakat juga mengetahui semua itu,” katanya.
Seperti diberitakan, beberapa waktu lalu, Mantan Sekretaris Pemekaran Kecamatan Lembah Sabil Chairan MA menuding Camat Lembah Sabil sibuk berbisnis luar sehingga roda pemerintahan dan program pembangunan di kecamata tersebut jalan di tempat. “Bahkan bisa dikatakan mundur alias jauh tertinggal dari kecamatan-kecamatan lainnya di Abdya,” ujar Chairan saat itu. (fri)



