HARIAN ACEH. COM

Friday
Jul 30th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Barat Selatan Aceh Selatan Gelombang Pasang Landa Pantai Aceh Selatan

Gelombang Pasang Landa Pantai Aceh Selatan

Tapaktuan | Harian Aceh - Gelombang pasang setinggi dua hingga empat meter dari laut Samudera Hindia mulai melanda wilayah pesisir Aceh Selatan dalam beberapa hari terakhir, terutama daerah pantai Kecamatan Tapaktuan, Samadua, dan Kecamatan Sawang. Beberapa rumah warga di pinggir pantai mengalami kerusakan akibat dihantam gelombang.

Meskipun belum menimbulkan korban jiwa dalam tragedi ini, namun rumah Zulfikar Adek di gampong Ujung Tanah Kecamatan Samadua dan rumah milik Nyak udi warga Gampong Sawang Satu, Kecamatan Sawang mengalami rusak berat, tujuh lainnya rusak ringan. Akibatnya 14 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain merusak rumah warga, gelombang ini pun mengancam ratusan unit rumah penduduk gampong Ujung Karang, Sawang Dua dan Gampong Lhok Pawoh di Kecamatan Sawang serta  gampong Ujung Tanah kecamatan Samadua.

“Gelombang mencapai dua hingga empat meter tingginya dan kejadian ini sudah berlangsung sejak hari Senin (25/5) lalu. Akibatnya, bibir pantai diwilayah itu sudah menyentuh badan rumah warga, bahkan tanaman milik masyarakat juga ikut terbawa erosi,” kata Fantari Homber Keuchik Ujung Tanah Samadua, kepada Harian Aceh, Jumat ( 29/5) di Samadua.

Katanya, bila tanggul pengaman tebing/batu pemecah ombak telah dibangun di tepi pantai sepanjang 700 meter itu, abrasi tidak terjadi. Kalau ini, juga luput dari perhatian pemerintah maka jalan nasional Tapaktuan-Meulaboh akan putus.

Warga Gampong Ujung Karang Sawang Tabrani (50) menyatakan, badan jalan Negara di Kecamatan Sawang juga terancam putus jika tidak segera dibangun tanggul pengaman tebing. Selain itu menurutnya, warga digampongnya pun mulai resah dengan ombak besar tersebut.

Anggota dewan setempat, Cek Mu mendesak pemerintah untuk segera mengantisipasi meluasnya amukkan laut hindia tersebut, “ Kondisi ini harus segera ditangani, jika tidak akan mengakibatkan musibah yang lebih besar, untuk itu pemerintah diminta tanggap,” ujar Ketua Komisi C DPR Kabupaten Aceh Selatan saat meninjau salah satu rumah korban di Samadua.(ian)