HARIAN ACEH. COM

Friday
Jul 30th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Barat Selatan Nagan Raya Wika Telantarkan Proyek Pelabuhan Calang

Wika Telantarkan Proyek Pelabuhan Calang

Calang | Harian Aceh - PT Wijaya Karya (Wika) diduga lari dari tanggung jawab atas proyek pelabuhan laut berstandar internasional yang dananya bersumber dari Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BRR NAD-Nias kerjasama dengan Asian Devlopment Bank (ADB) di Lhok Kubu, Desa Bahagia, Kecamatan Krung Sabe, Kabupaten Aceh Jaya.

“Banyak masalah di lapangan,” ujar Humas Wika, Basuki, kepada Harian Aceh, Jumat (24/7).

Kini proyek proyek senilai Rp8,5 miliar itu telantar bahkan sudah seperti tempat jin buang anak.

PT Wika sebagai pelaksana, meninggalkan proyek tersebut dengan alas an banyak menghadapi persoalan di lapangan. Wika antara lain mengeluhkan beratnya medan. Sampai sejauh ini proyek itu baru selesai 30 persen dan tak ada tanda-tanda dilanjutkan. “Padahal masa kerja BRR di Aceh sudah habis,” ujar Basuki.

Proyek raksasa yang dibangun di atas tanah lima hektare  tersebut seharusnya tuntas pada 2010. Hanya saja, Basuki menyatakan sulit memenuhi target itu. Sampai sejauh ini pengerjaan baru pada tahab pengerukan dan pengerasan, sementara pengerjaan fisik jalan gantung yang menjulur ke laut tempat pengambilan barang serta pagar belum dimulai sedikitpun.

Sejumlah pihak di Calang mengatakan proyek pelabuhan itu telah ditelantarkan sejak tujuh bulan yang lalu yakni awal Januari 2009. Miliaran rupiah dana yang telah dihabiskan sia-sia saja jika proyek itu tidak lagi dilanjutkan.

Amatan Harian Aceh di lokasi pelabuhan terlihat pagar yang dulu utuh kini telah runtuh. Bahkan, area pelabuhan telah digelumuti semak-semak belukar sehingga terlihat angker, pos keamanan kini telah roboh serta lokasi areal pelabuhan telah dipalang.

Sekda Aceh Jaya, Ir. Bunu Amin.M.Sc enggan memberi komentar soal proyek ini. Sejumlah pihak menyebut proyek ini sangat sensitif.(wawan)