Kepergian King of Pop Michael Jackson untuk selamanya meninggal duka mendalam bagi para penggemar. Rencananya, jasad penyanyi yang tersohor dengan tarian 'moon-walking' itu diotopsi Jumat waktu setempat.
Seperti dilansir showbizspy.com, kemarin, otopsi penyanyi yang meraih puncak pada 1982 itu dilakukan di rumah sakit di Los Angeles. Jasad Jacko Sang Maestro sudah dibawa ke lokasi otopsi dengan menggunakan jalur udara. Sebuah helikopter disiapkan untuk mengangkut jenazah kakak kandung Janet Jackson ini.
Kerumunan fans Jackson memadati halaman Rumah Sakit Los Angeles tempat sang raja pop sempat dirawat. Sebagian dari mereka bercucuran air mata.
Kendati demikian, mereka tak memiliki akses untuk melihat jenazah sang idola lantaran petugas memperketat penjagaan. Seluruh pintu masuk ruang gawat darurat dijaga ketat petugas keamanan. Bahkan staf rumah sakit pun dilarang memasukinya.
Kondisi serupa terjadi di kediaman Jackson. Sejumlah polisi memblokade jalan di depan kediaman bintang legendaris itu. Namun sejumlah fans tak beranjak dari sekitar kediaman Jackson.
Kilas Balik
Sukses Michael Jackson di jagad pop dunia diraih melalui perjalanan panjang. Sejak usia lima tahun, Jacko sudah hidup di antara gemerlap dunia hiburan. Inilah ringkasan perjalanan hidup sang King of Pop.
Seperti dikutip Daily Mail, Jumat (26/6), pria kelahiran 29 Agustus 1958 ini merintis langkah awal karier dengan tergabung di grup Jackson 5 bersama saudaranya. Grup musik itu menjadi salah satu ikon musik dan tercatat dalam sejarah musik dunia.
Jacko memutuskan bersolo karier. Keputusan itu tidak salah. Thriller yang dirilis pada 1982 meledak di pasaran. Album tersebut mencatat penjualan terbesar yakni 65 juta kopi di seluruh dunia dan tercatat dalam Guinness Book of World Records.
Ketenaran pria berkulit hitam yang lalu mengubah warna kulitnya itu pelan-pelan diliputi awan hitam. Penyanyi yang diberi julukan 'Wacko Jacko' ini menuai kontroversi setelah muncul berita dia mensodomi anak laki-laki. Juga ketika dia dengan tega menggantung anak laki-lakinya, Prince Michael II, di balkon sebuah hotel di Jerman pada 2002.
Ketika diwawancara Martin Bashir pada 2003, mengapa meniduri anak laki-laki, Jacko menjawab dengan enteng.
"Itu sebuah hal yang indah. Itu tindakan yang benar dan menyenangkan. Apa yang salah dengan berbagi cinta?" jawab Jacko kala itu.
Kasus yang lebih serius menimpa sang bintang ketika dia ketahuan menyiksa secara seksual seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun bernama Gavin Arvizo, pada 2005.
Jacko menyerahkan diri kepada polisi. Pada akhirnya, Jacko dinyatakan tidak bersalah dalam kasus tersebut. Setelah kejadian itu, pemilik album 'Music & Me' yang dirilis pada tahun 1970-an ini mengurangi publikasi di media massa.
Namun, kemalangan tak henti menimpanya. Ranch Neverland yang dibeli pada 1987 dan dilengkapi kebun binatang serta aneka permainan di California, ditutup pada 2006.
Bicara soal kehidupan asmara, Jacko pernah menikah dengan putri penyanyi legendaris Elvis Presley, Lisa Marie Presley pada 1994. Sayang, pernikahan itu hanya seumur jagung. Jacko dan Lisa cerai 19 bulan kemudian.
Berbarengan dengan perceraian, Jacko dililit kasus kekerasan seksual terhadap anak berusia 13 tahun bernama Jordy Chandler. Jacko tak mau mengakui kesalahan. Dia membayar USD20 juta kepada keluarga Jordy supaya menghentikan kasus tersebut.
Kembali ke kehidupan asmara, setelah Lisa Marie Presley, Jacko menikahi perawat Debbie Rowe pada 1996. Pernikahan kedua ini juga tidak langgeng. Mereka cerai pada 1999.
Jacko memiliki dua anak, Prince Michael Jackson dan Paris Michael Katherine. Serta satu anak lagi yang tidak diketahui dengan jelas siapa ibunya, yakni Prince Michael II.
Untuk melindungi anaknya dari kejaran media, Jacko menutup wajah mereka dengan masker setiap kali keluar rumah.(vvn/okz)



