Bireuen | Harian Aceh - Jangan sepelekan bisnis minuman. Tengok saja, bisnis es bandung Fitrianto,25. Es campur tape ketan hitam racikan warga Geudong-Geudong Kota Juang Bireuen ini sungguh menggiurkan. Wajar, jika hampir saban hari tempat jualan Fitrianto selalu ramai pembeli. “Ya, sehari Rp800 ribu di kantong,” kata Fitrianto, mesem.
Penyegar dahaga dagangan Fitrianto ini laris manis bila matahari sedang terik. “Kalau lagi mendung, paling-paling bisa menjual Rp500 ribu,” katanya, saat dijumpai Harian Aceh, di tempat mangkalnya Jl. Langgar Square, Bireuen, Selasa (30/6).
Fitrianto biasanya membuka dagangannya setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Biasanya pula, makin siang, es bandung ini kian banyak didatangi konsumen. Ya, seperti siang kemarin, pegawai Pemkab mulai berdatangan memesan es campur itu. “Enak, ada ketan itemnya,” ucap seorang konsumen berseragam Korpri itu.
Lebih dari pada itu, kata Fitrianto, masa panen tiba di saat Ramadhan. “Bisa mencapai Rp3 juta per hari,” katanya, menyebut omzetnya per hari di hari suci tersebut. “Untungnya, ya lumayan. Tapi saya perlu mempekerjakan lima orang untuk melayani konsumen di hari khusus itu,” tutur Fitrianto, bangga.job



