Lhokseumawe | Harian Aceh - Bank Mandiri pusat dipastikan segera mengembalikan dana deposito Aceh Utara yang bobol saat ditempatkan di Bank Mandiri Cabang Pembantu Jelambar, Jakarta Barat. Pernyataan ‘mengejutkan’ itu disampaikan Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Misbahul Munir alias Rahul saat dihubungi Harian Aceh melalui telepon seluler, Kamis (11/3) sore. “Bupati berhasil mengurus pengembalian dana deposito Aceh Utara dari Bank Mandiri ke Kas Daerah. Kita tinggal menunggu dikirim ke rekening milik Pemda di BPD Cabang Lhokseumawe. Dana tersebut segera dikirim oleh Bank Mandiri,” kata Rahul.
Ditanya berapa jumlah yang dikembalikan oleh Bank Mandiri, Rahul mengatakan, “Kita minta dikembalikan utuh Rp220 miliar. Tapi berapa dikirim kita belum tahu, nanti kita lihat berapa yang masuk ke rekening Pemda.”
Rahul menyebutkan, dana yang dikembalikan tersebut bukan uang barang bukti kasus bobolnya deposito Aceh Utara yang selama ini diamankan pihak Polda Metro Jaya. “Kita tidak ambil uang barang bukti, siapa bilang kita minta uang barang bukti. Yang kita minta uang Aceh Utara yang ditempatkan pada Bank Mandiri,” kata politisi Partai Aceh ini.
Disinggung mengapa pihak Pemkab Aceh Utara menggugat Bank Mandiri secara perdata jika dana deposito tersebut dikembalikan ke Kasda, Rahul mengatakan, “Pemkab menggugat agar uang tersebut dikembalikan secara utuh Rp220 miliar plus bunga. Nanti kita lihat berapa yang dikembalikan, kalau tidak utuh plus bunganya, maka gugatan tetap dilanjutkan.”



Lhokseumawe | Harian Aceh
- Ketua DPRK Lhokseumawe, Saifuddin Yunus membantah anggota dewan setempat hanya melakukan ‘jalan-jalan’ ke Bali. Mereka yang melakukan kunjunga...

Lhokseumawe | Harian Aceh
- Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Hambali Hanafiah menegaskan, pihaknya telah menyiapkan satu kompi prajurit untuk memburu kelompok teroris di A...
