Meureudu | Harian Aceh - Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya telah mengumpulkan Zakat, Infaq dan Sadaqah (ZIS) sebesar Rp766.612.515 sejak Oktober 2009 hingga 11 Maret 2010. Jumlah tersebut berasal dari zakat dan infaq pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya dan pengusaha pihak ketiga dalam kabupaten setempat.
Jumlah tersebut terdiri dari Zakat sebesar Rp519.755.309 dan Infaq Rp246.857.206, dengan pendapatan rata-rata setiap bulannya mencapai Rp110 juta hingga Rp150 juta. Pendapatan tertinggi sempat terjadi pada bulan Januari 2010, yaitu mencapai Rp184 juta lebih.
Menurut Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya, Tgk. Anwar Yusuf, MA, pihaknya baru melaksanakan tugas setelah dikeluarkan Instruksi Bupati Pidie Jaya Nomor 2/INSTR/2009 tertanggal 25 September 2009 Tentang Pemungutan Zakat Gaji/penghasilan bagi setiap PNS di lingkungan Pemkab Pidie Jaya dan pengusaha pihak ketiga dalam Kabupaten Pidie Jaya.
Pada bulan pertama pemungutan ZIS, semua instansi aktif melaksanakan pengumpulan ZIS dan hasilnya mencapai Rp110 juta lebih. “Bulan berikutnya pengumpulan ZIS bakal terus meningkat jumlahnya, mungkin karena kesadaran semua PNS serta rekanan/pihak ketiga dalam membayar zakat bertambah baik,” jelasnya.
Potensi zakat yang dimiliki kabupaten ini, katanya, cukup tinggi. Ke depan target yang hendak dicapai Baitul Mal Pidie Jaya setiap bulannya berkisar Rp200 juta. “Pihak Baitul Mal Pidie Jaya sedang mengupayakan untuk memungut zakat dari pribadi wajib zakat berdarah Pidie Jaya, baik mereka yang berada di daerah maupun di luar,” terang Tgk Anwar yang juga Direktur Dayah Jeumala Amal, Lueng Putu Pidie Jaya.
Rencana penyaluran pertama ZIS yang telah dikumpulkan kepada mustahiq zakat (penerima) akan dilakukan padaer 2010 mendatang. (iso)



