HARIAN ACEH. COM

Sunday
Mar 14th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sengketa Tanah di Geumpang, Kuasa Hukum Banta Leman Cs Sesali Aksi Pembongkaran

Sigli | Harian Aceh - Kuasa Hukum Banta Leman Cs, Sanusi Hamzah, SH menyesali tindakan sepihak sejumlah warga membongkar pagar bidang tanah sengketa di Geumpang, padahal objek tanah sengketa tersebut sudah mendapat putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Sigli Nomor 04/Pdt.G/2009/PN.Sgi tanggal 29 Januari 2010 yang dimenangkan kliennya.

Kepada Harian Aceh, Kamis (11/3), Sanusi Hamzah, SH, mengatakan, pembongkaran pagar atas tanah sengketa oleh sejumlah warga dinilainya ibarat pengadilan jalanan yang tidak mengindahkan hasil putusan pengadilan. ”Kejadian tersebut ibarat pengdilan jalanan,” katanya.

Menurut Sanusi, tindakan sepihak itu dilakukan warga karena menilai pengadilan tidak memihak warga. Padahal, lanjut Sanusi, di dalam putusan pengadilan tidak memihak siapapun, apa itu masyarakat atau kelompok. Petusan yang diputuskan PN Sigli dinilainya sudah tepat.

“Dengan didukung alat bukti tertulis dan fakta, maka sudah dapat dibuktikan tanah objek sengketa tersebut adalah dari warisan orang tua penggugat secara turun temurun yang belum dibagi, masih merupakan budel warisan,” jelasnya.

Terkait keberatan pihak tergugat yaitu Pemkab Pidie terhadap hasil putusan PN dan hendak mengajukan banding, menurut Sanusi, merupakan satu kewajaran. “Jika tidak puas dengan putusan ajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi,” ungkapnya. “Kita siap melayani banding para tergugat di pengadilan nanti,” imbuhnya.

Sanusi menambahkan, putusan PN Sigli yang memenangkan pengugat Banta Leman Cs ternyata menimbulkan gejolak di masyarakat Geumpang dengan membongkar paksa lahan sengketa. “Kemungkinan adanya aktor intelektual di belakakng pembongkaran pagar pada lahan objek sengketa, tetapi kita belum tau siapa aktornya,” ucap Sanusi serius. (zuk)  

 

Polisi Terus Buru Kelompok Bersenjata

Polisi Terus Buru Kelompok Bersenjata

Sigli | Harian Aceh - Hingga kini polisi dari jajaran Polres Pidie terus memburu kelompok bersenjata yang diduga teroris di kawasan pegunungan Kecamatan Padang Tiji. Seb...

Polres Pidie Gagalkan Penyeludupan Ganja

Polres Pidie Gagalkan Penyeludupan Ganja
Sigli --Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pidie, berhasil menggagalkan penyeludupan ganja antar propinsi sebanyak 71 bal yang dikemas dalam tiga karung, dalam...

Deklarasi PI di Pidie, Lebih 30 Persen Korupsi Terjadi di Sektor PBJ

Sigli | Harian Aceh - Hasil Survei Transparency Internasional Indonesia ((TII), menyebutkan, lebih 20 hingga 30 persen kebocoran anggaran akibat korupsi tiap tahunnya terj...

Pasar Tradisional Sigli Semakin Amburadul

Sigli | Harian Aceh - Kondisi pasar tradisional di Jalan Muhammadiyah Sigli semakin amburadul. Kondisi jalan seperti kubangan dan tidak layak lagi dilalui, sehingga menyul...

Manajemen Unigha Hancur ‘Meulapuk-Lipie’k’

Sigli | Harian Aceh - Pejabat Rektor Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, Hasbalah Saad, mengatakan, kondisi manajemen Ungha sangat hancur alias meulapu’k-lipie’k. Unt...

Rektor Unigha, Sigli, Hasballah Saad, TII Minta Pemkab Pidie Komit Berantas Korupsi

Rektor Unigha, Sigli, Hasballah Saad,  TII Minta Pemkab Pidie Komit Berantas Korupsi

  Sigli | Harian Aceh - Aktivis Transparency International (TI) Indonesia meminta Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pidie tetap komitmen dalam merealisasikan fakta integritas...

Tn. Hj. Alis Bin Puteh: Butuh Pembenahan Pendidikan Bangun ICT di Aceh

Tn. Hj. Alis Bin Puteh:  Butuh Pembenahan Pendidikan Bangun ICT di Aceh

Sigli | Harian Aceh - Aceh butuh waktu puluhan tahun dalam upaya peningkatan pendidikan information andmunication technology (ICT) di Aceh, seperti pengembangan modul bela...

Guru dan Dosen Ikuti Seminar Internasional ICT

Sigli | Harian Aceh - Sejumlah 250 orang terdiri dari Guru, Dosen dan Mahasiswa, mengikuti Seminar Internasional Information and Communication Technology (ICT) bernuansa I...

Provinsi Dinilai Tak Rela Dana Otsus Dikelola Daerah

Sigli | Harian Aceh - Pidie Institute (PI) menilai Pemerintah Aceh tidak rela 60 persen dana Otonomi Khusus (Otsus) dan bagi hasil Minyak dan Gas (Migas) dikelola Kabupate...

Rp2,5 Miliar Hak Geuchik Masih Ngendap di Kasda

Sigli | Harian Aceh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie hingga kini belum membayar jerih 730 Geuchik dan aparatur Gampong lainnya selama 4 bulan. Padahal tahun anggaran ...

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 15