HARIAN ACEH. COM

Wednesday
Mar 10th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Pidie Raya Pidie Nyalakan Meriam Bambu, Bocah Delima Tewas Terbakar

Nyalakan Meriam Bambu, Bocah Delima Tewas Terbakar

Sigli | Harian Aceh - Mujiburrahman, bocah berusia enam tahun asal Gampong Reuntoh, Kecamatan Delima Pidie, tewas terbakar saat menyalakan meriam bambu. Murid kelas 1 SD itu menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan medis di RSUZA Banda Aceh, Sabtu (26/9) sekira pukul 05.00 WIB.

Nasib tragis itu dialami putra pasangan Samsul Bahri, 36, dan Irmi, 28, pada Kamis (24/9) sekira pukul 11.00 WIB. Menurut warga setempat, awalnya Mujiburrahman bersama tiga teman sebayanya bermain meriam bambu di sekitar hutan di gampong tersebut. Namun, saat mereka memulainya, kantong plastik berisi bensin mereka gantungkan di pohon yang berdekatan dengan meriam bambu.

“Sehingga, begitu meriam bambu dibakar, lidah api menyambar kantong plastik berisi bensin. Selanjutnya kantong itu jatuh mengenai kepala Mujiburrahman dan bensinnya membasahi tubuh korban,” tutur warga setempat.   

Disebutkannya, api menjalar dengan cepat dan membakar seluruh tubuh korban. “Kulitnya terkupas, terutama bagian kepala, tangan, badan hingga punggung. Sementara tiga temannya melaporkan kejadian itu ke warga setempat,” jelasnya.

Sejumlah warga yang datang ke lokasi kejadian melarikan korban ke Puskesmas Delima. Karena luka bakarnya cukup parah, korban dirujuk ke RSUZA Banda Aceh hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan medis.

Bocah yang merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara itu dipulangkan kembali ke rumah duka dan dikebumikan di Gampong Reuntoh Reubee, Kecamatan Delima Pidie. (cmh)